Kawan, yaah...gelar itu pantas untukmu
Saudara ku tidak ada yang sepertimu
Mereka semua bersamaku
Aku tidak pernah berharap lebih, dari setiap perjumpaan
Tidak, aku tidak mencari perhatian darimu!
Apakah aku yang salah tlah singgah di dermaga hatimu?
Bukankah dermaga itu boleh disinggahi siapapun?
Setiap pertemuan pasti ada hikmahnya
Saudaraku, yaah...gelar itu yang seharusnya kuberikan untukmu
Aku tidak mau sendirian, namun tidak pula suka keramaian
Ramai, membuat aku bosan dengan semua ucapan kalian
Sepi, membuat ku bisa lebih memaknai arti stiap detik
Tapi kau lebih memilih menjadi kawanku
Kawan, kau terlalu percaya diri mengatakan bahwa aku menginginkanmu
Tidak...kau salah besar
Kau hanya seorang yang sok tahu
Aku menyapamu, bukan berarti aku mengharapkanmu
Aku hanya menambahkan namamu dalam daftar kontak ku
Supaya aku, kamu, dia, dan mereka bisa bersama membentuk ikatan yang kuat
Aku masih punya seseorang yang bisa memberikan aku semangat
walau aku hanya bisa membaca atau sekadar mengetahui jejak yang ditinggalkannya
aku tidak suka denganmu yang selalu bermanis kata, ah..membuatku ingin terbahak
meskipun kau yang slalu mengucapkan kata manis itu
bukan dia, kalian atau mereka
Kau memang tlah memilih Khadijah sebagai temanmu
Akupun tidak berharap sebagai Aisyah dalam dunia kalian
Tenanglah kawan, aku tidak mau mengusik kalian
Aku hanya senang melihat ada sepasang pejuang yang (seandainya) bisa bersatu
Dan sekarang aku harus mengambil keputusan
Tetap bersama dalam hayalan atau berpisah menerima kenyataan
Ternyata kau tlah memutuskan tali itu
Baiklah...
Akupun tlah menghapus namamu dalam daftar kontak ku
Aku hanya bisa berdoa
Semoga kau slalu sehat dan bahagia di sana
Akhirnya, salam perpisahan ini terucap jua
Semoga kita bisa berfikir lebih jernih
Bahwa ini hanya dunia halayan
Meskipun ada sebagian dari kita yang memujudkan hayalan itu
Tapi aku tidak mau terlena pada hayalan yang bisa mengusikku
babay....salam perpisahan untukmu, kawan
tertanggal,
19 Syawal 1429 H (tgl gnjl yg bgs)
dalam renungan
Rating
Comments: 16
Rating:
Delicious
Digg
StumbleUpon
Propeller
Reddit
Furl
Facebook
Google
Yahoo
Technorati
gmna yah..aku pngen nulis cerita, tapi klik di apa yah..?
di buku ga mo, submitkah? tw pa sih
aku baru neh
mohon bntuannya
hm...
salam kenal....
bgus2 yah
ceritanya
salam kenal juga mba
Jujur saja, jelek
blum puisi dlm dfnsiq
tp ceramah hati
makasih, Di...ternyata lebih enak mosting di sini, banyak komennya..
jujur....ini emang emosi hati...asalkan uneg-uneg di hati keluar, jadi ga berat rasanya....
masih blajar buat bikin puisi yang emang bener-bener puisi nih...
sepuluh untuk semua yang ngasih koment
thanks, kawan
ini emang lebih tepatnya sih curhat
Yupz, memang agak kurang menyedot perhatian
Salam kenal
komen saya juga ya...
apapun bentuknya suatu karya...kuahargai & terpenting kau tlah mengatualisasikan,meski masih terkesan belum meliki energi makna & arti penyampaiannya. ok...salam merdeka utk kemerdekaan bagi yang merdeka!!!
idem sama yang lain2 di atas...
smangad yakk...!!
keep writing...
kunjungi page aku juga yakk..