Di sini
Di rumah ini
Kuseduh secangkir teh, lalu kau hirup dalam
Mengecap-ngecap sisa rasa hingga di ujung lidah
Menikmati getir sensasi yang kian membuncah
Terlonjak kita ke surga terindah...
Di sini
Di rumah ini
Saat kulepas layangan untuk membumbung tinggi
Sigap kau tarik kembali
lalu berkata "ini"
Memberi sesungging senyum, mengaburkan sekisi perih terbungkus tulus
Di sini
Di rumah ini
Setiap lanturanku kau petakan dalam rencana
Mengobarkan asa yang telah padam disergap kelam
"Jangan khawatir" mata beningmu mulai berkaca menjelma selirih doa
Diam-diam semangatku mulai membara!
Di sini
Di rumah ini
Selalu ada seribu cinta untuk seratus hariku
Lantas karena apa lagi aku harus berlari?
Rating
Comments: 18
Rating:
Delicious
Digg
StumbleUpon
Propeller
Reddit
Furl
Facebook
Google
Yahoo
Technorati
Nice.
NB : Jangan berhenti. Keep writing. Cia you.
menyenangkan..
perasaan awal yang keu ciptakan.. membuat hatiku lega
puisi yang indah, apalagi jika dibaca di pagi hari..
hmmmmm..
bagus!!!
rmang kita ga bisa memalingkan muka darimana kita berasal...
hehe,sotoy...
eh, mampir di tulisan sayah yah..
ngga bisa! tetap saja musti pulang ke rumah...
nice
Rumah ... suatu titik awal dimana semua asa akan senantiasa merindunya. Tempat dimana rasa rindu menggebu selalu berdentum hebat. Tempat segala asa yang terperi kan terobati. Walaupun apapun adanya rumah itu terhadir, tetap akan kita nantikan masa kembali tuk merengkuh hangatnya dekapan kasih.
Home Sweet Home ...
nice......
exelent....
luarr biasa, mantap
hanya pengen bilang!
terus menumbuh, dan jangan berhenti menulis!
oke rin!
wah asyik, berkesan banget. salut
no comment...^_^